
Higher Ground adalah proyek berjangka panjang yang berfokus pada dukungan terhadap praktik pertanian dan bisnis berkelanjutan di daerah asal. Program ini menyelenggarakan pelatihan keterampilan dan pengembangan kepemimpinan masyarakat, dengan mengadopsi standar kualitas kopi internasional serta membuka akses ke jaringan pasar yang lebih luas. Coffee Quality Institute bekerja sama dengan JAWiC (Jamaican Women in Coffee) untuk membantu mewujudkan rencana-rencana ambisius ini.
Upaya ini dimulai dengan pelatihan pengolahan kopi secara daring sebagai tahap pengenalan. “Ini adalah langkah pertama dalam rencana holistik yang kami sebut ‘Higher Ground,’” kata Andrea Johnson, Presiden dan Salah Satu Pendiri JAWiC. “Memberikan akses pelatihan kepada anggota kami adalah sesuatu yang dapat kami lakukan sekarang selama pandemi, berkat teknologi.” Sebagian besar perempuan di koperasi ini belum pernah mengikuti pelatihan formal dalam produksi kopi, dan saat ini menghadapi penurunan produksi serta kualitas, yang mengakibatkan penurunan pendapatan yang signifikan.
DAMPAK NYATA – FALCON COFFEES
“Para perempuan yang mengikuti kelas ini, serta anggota lain dari komunitas petani kopi ini, menghadapi berbagai tantangan,” kata Tina Yerkes, PhD, CEO Coffee Quality Institute. “Namun, mereka sedang melakukan perubahan dan memperoleh kompetensi yang akan memperbaiki situasi tersebut. Merupakan suatu kebanggaan dapat menjadi bagian dari upaya ini, dan kami tidak akan dapat mendukungnya tanpa program donasi visioner dari Falcon Coffees.”
Pada tahun 2020, Falcon Coffees mengumumkan program dukungan berkelanjutan bagi kegiatan CQI, dengan menyumbangkan sebagian dari hasil penjualan setiap kantong kopi hijau spesialitas yang terjual. Setiap pembelian yang dilakukan pelanggan mereka langsung dialihkan menjadi sumbangan bagi CQI, yang pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi para produsen.
“Dulu, kami tidak bisa meluncurkan kerangka kerja pendidikan komprehensif yang dirancang khusus untuk kelompok seperti Jamaican Women in Coffee, karena pendanaan selalu menjadi hambatan terbesar dalam pelaksanaan program bagi organisasi nirlaba,” tambah Yerkes. “Dukungan yang kami terima dari Falcon Coffees memungkinkan CQI untuk menjalin kemitraan secara strategis dan menghasilkan dampak maksimal, sehingga kami dapat mengubah cara kami memulai dan merancang proyek. Ini merupakan langkah maju bagi kami dan mutlak diperlukan bagi CQI untuk membantu para produsen dengan cara yang mengarah pada terwujudnya komunitas kopi yang berkelanjutan.”
“Jamaican Women in Coffee, sebuah cabang dari International Women in Coffee Alliance, berupaya mewujudkan masa depan yang berkelanjutan di mana perempuan memiliki akses yang setara terhadap sumber daya dan manfaat dari hasil kerja mereka,” kata Johnson. “Akses terhadap pelatihan merupakan sarana yang berharga bagi para anggota kami, sekaligus langkah menuju kesetaraan bagi perempuan di industri kopi Jamaika.”