
Komunitas CQI merupakan kelompok individu yang luas, beragam, dan berpengaruh, yang semuanya disatukan oleh tujuan bersama serta antusiasme untuk menyempurnakan dan menilai kualitas kopi, sehingga memberikan kontribusi berharga bagi sektor kopi global. Dalam obrolan komunitas ini, kami berkesempatan berbincang dengan Penilai Q Arabica, Boram Um – yang baru-baru ini meraih gelar Juara Barista Dunia 2023 di World of Coffee Athens.

Karier Boram di bidang kopi dimulai pada tahun 2015 di Brasil – di mana ia memutuskan untuk mengikuti kursus Q Arabica Grader di Asosiasi Kopi Spesialitas Brasil. Meskipun sebelumnya ia tidak pernah bekerja di bidang kopi, kursus Q Grader ini sangat terkenal di Brasil, dan ia ingin mengikuti kursus tersebut untuk mempelajari keterampilan yang diperlukan guna membantu ayahnya mengekspor kopi. Boram sangat antusias untuk mengevaluasi kopi spesial dan memahami kualitas, berbagai asal, serta metode pengolahannya. Sertifikasi ini benar-benar telah membuka banyak peluang bagi keluarganya sejak mereka belajar cara mengevaluasi dan memahami kualitas kopi yang mereka hasilkan. Boram juga mencatat bahwa mengikuti kursus tersebut berfungsi sebagai ajang membangun jaringan — yang menghubungkannya dengan para profesional industri lokal maupun internasional.

Pada tahun 2016, Boram berinvestasi dalam sebuah kedai kopi yang dilengkapi fasilitas pemanggangan di São Paulo – yang kemudian ia beri nama Um Coffee Co. Ia ingin berinvestasi di pasar kopi lokal Brasil dan menonjolkan kopi-kopi berkualitas tinggi di wilayah tersebut. Beberapa tahun kemudian, Boram memutuskan untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional di Brasil, dan berhasil memenangkan kejuaraan barista pada tahun 2019. Ketika pandemi melanda, kompetisi terhenti sejenak, namun ia sangat antusias untuk kembali berkompetisi dan memenangkan gelar juara dunia mewakili Brasil. Pada tahun 2023, impian ini menjadi kenyataan ketika ia berhasil meraih gelar Juara Dunia Barista di Athena.

Boram mengikuti kompetisi dengan tujuan ini: mempelajari bagaimana para pemimpin pasar dapat mengubah persepsi tentang kopi Brasil di kancah internasional dan menunjukkan peningkatan kualitas melalui pilihan kopinya. Di Athena, Boram menggunakan dua jenis kopi dalam kompetisi barista—sebuah Panama Geisha dan kopi dari perkebunan keluarganya. Momen tersebut menjadi motivasi baginya, keluarganya, dan seluruh produsen kopi di Brasil.

Untuk memilih kopi yang tepat untuk kompetisi, Boram menggunakan standar dan protokol yang ia pelajari dalam kursus Q-nya. Boram mencatat bahwa kursus Q “menciptakan acuan dasar tentang cara menjelaskan kopi – menjelaskannya dengan cara yang memungkinkan pelanggan atau audiens yang berbeda-beda dapat memahami apa yang mereka rasakan dalam secangkir kopi.” Ia mengakui bahwa semua ujian dalam program Q memainkan peran penting dalam kariernya, tetapi ujian cuppinglah yang paling membantunya, dan ia menerapkan pengalaman tersebut dalam tugas-tugas sehari-harinya.
“Program Q menjadi landasan bagi banyak profesional kopi di seluruh dunia!”
Boram tidak yakin seperti apa masa depannya, karena hidupnya telah berubah drastis sejak kemenangannya di WOC Athena. Hal yang paling membuatnya antusias adalah kesempatan untuk memperkenalkan kopi spesialitas Brasil kelas atas ke kancah global. Tujuannya adalah terus meningkatkan kualitas kopi yang diproduksi keluarganya dan benar-benar menunjukkan keragaman produk yang mereka tawarkan.
